Indo_Artikel

Just another WordPress.com weblog

Archive for the ‘Sejarah’ Category

Asal Mula Kebudayaan Olmec

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 12, 2010

Terdapat sebuah kebudayaan kuno yang berkembang di daerah Mesoamerica sekitar tahun 1.100 Sebelum Masehi, yang masih menjadi suatu misteri bagi para ahli sejarah, yaitu Kebudayaan Olmec yang misterius.

Ritual religius mereka sangat tidak bisa dipahami, begitu pula asal mula keberadaan mereka. Namun bagaimana kebudayaan yang sepertinya muncul tiba-tiba itu dapat berkembang dan memiliki pengaruh yang luar biasa di seluruh daerah itu?

Menurut beberapa penulis, termasuk Mike Xu, profesor bidang studi Tiongkok di University of Central Oklahoma, Olmec adalah keturunan dari bangsa Tionghoa kuno. Buktinya adalah kebudayaan Olmec dimulai pada sekitar tahun 1.100 Sebelum Masehi, beberapa tahun setelah jatuhnya dinasti Shang Tiongkok (1.766 – 1.122 Sebelum Masehi).

Berdasarkan sejarah kuno pada masa itu, ketika dinasti Zhou mulai menyerbu dan menjatuhkan dinasti Shang, sebuah catatan menyebutkan bahwa putra kaisar membawa sekitar 25.000 orang ahli menuju “lautan timur”. Menurut Mike Xu, ini adalah masyarakat Olmec yang pertama.

Sesuai dengan sejarah, pada waktu itu angkatan laut Tiongkok merupakan yang paling maju pada eranya.

Beberapa ahli sejarah mengemukakan bahwa musafir Tiongkok ini dapat berlayar hingga ke pesisir Amerika berkat bantuan “arus hitam”. Dikenal dengan nama Kuro Shiwo atau “arus kematian” dalam bahasa Jepang, arus di Lautan Pasifik ini sanggup membantu navigasi dari pelaut Tiongkok kuno ke daratan Amerika. Dalam artikelnya di majalah pelayaran 48 Degrees North, ”Apakah kita hidup di Tanah Fusang?” Hewitt R. Jackson menulis bahwa ada bukti kemiripan tentang pelaut pra-Kolombia Tiongkok yang telah dikonfirmasi :

“Mungkin laporan dokumentasi terbaik yang telah dapat dipelajari adalah dari catatan Hwui Chan (Hoei Shin). Dia adalah seorang “cha-men” atau seorang biksu musafir yang telah berkelana dari Afganistan sebagai misionaris agama Budha pertama menuju Tiongkok. Ini adalah sebuah periode penyebaran agama Budha secara besar-besaran dan perjalanan luar biasa melalui daratan dan lautan, suatu hal yang biasa dilakukan oleh “cha-men”. Hwui Chan berlayar ke Amerika sekitar 500 tahun sebelum Leif Erickson dan seribu tahun sebelum Columbus. Deskripsinya tentang daratan yang dikunjungi mengindikasikan bahwa dia telah melewati Kalifornia dan menetap di Meksiko. Setelah tinggal di sana selama 40 tahun, dia kembali ke Tiongkok pada 499 Masehi dan kemudian menceritakan tentang perjalanan dan pengalamannya ke Kaisar Wu Ti. Cerita tentang Fusang sangat terkenal pada masa itu di Tiongkok. Hal ini akhirnya diakui dan diterima oleh kaum cendikiawan barat, tetapi untuk beberapa alasan cerita ini ditinggalkan dalam sejarah dan literatur kita pada beberapa abad terakhir.”

Arus hitam dapat menjelaskan tentang perjalanannya, dan benda-benda kuno peninggalan Olmec dapat menjelaskan lebih lanjut tentang teori yang ada. Dari tulisan yang ditemukan pada kendi, barang-barang tanah liat dan patung dapat dilihat pengaruh nyata kebudayaan Tiongkok.

Profesor Xu menunjukkan bahwa bermacam-macam kata yang ditemukan pada benda dekorasi persis sama dengan yang dipakai pada masa dinasti Shang di Tiongkok: Matahari, Gunung, Seni, Air, Hujan, Pengorbanan, Kesehatan, Tumbuhan, Kekayaan, dan Bumi. Selain itu, sebagian besar dari 146 karakter yang dipakai oleh bangsa Olmec persis sama dengan tulisan Tiongkok primitif. Ketika Xu menunjukkan benda-benda kuno peninggalan Olmec kepada mahasiswa yang melakukan analisa kebudayaan Tiongkok kuno, mereka bahkan percaya bahwa itu adalah tulisan Tiongkok kuno.

Meskipun sebagian besar cendikiawan Mesoamerican menolak teori Xu — sehingga kemudian dia diberi label “orang paling berbahaya dalam penelitian Mesoamerican” — tetapi teori Xu setidaknya dapat memberikan secercah cahaya tentang kebudayaan misterius Olmec dibanding teori lain yang telah diterima tetapi tidak dapat menerangkan dengan baik.

Dalam suratnya kepada Science Magazine tahun 2005, Betty J. Meggers dari National Museum of Natural History di Smithsonian Institution mengkritik sebagian besar cendekiawan Mesoamerican yang tidak bisa menerima perbandingan disampaikan oleh Xu: “Penemuan tulisan merevolusi masyarakat Tiongkok dengan memfasilitasi komunikasi antar 60 bahasa yang tidak dapat dipahami satu sama lain serta memberikan hasil peningkatan interaksi komersial dan integrasi sosial. Penyebaran yang cepat dari ikonografi (tulisan simbol) Olmec dan penjelasan asosiasi kebudayaan menjelaskan bahwa hal yang sama terjadi pada seluruh Mesoamerica yang multi bahasa.

Runtuhnya Kekaisaran Dinasti Shang sekitar tahun 1.500 Sebelum Masehi bertepatan dengan munculnya peradaban Olmec. Daripada berspekulasi pada kekosongan karakter Olmec yang belum dapat ditemukan, kelihatannya lebih memberikan hasil untuk membandingkan sisa-sisa peninggalan purbakala dengan catatan detail tentang dampak dari tulisan dalam perkembangan peradaban Tiongkok. Tidak ada ruginya bukan?”  (Leonardo Vintini/The Epoch Times/san)

Posted in Sejarah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Jembatan Misterius Antara India-Srilanka

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

india sriSebuah jembatan alam misterius yang dinamakan jembatan Adam atau Rama, membentang sepanjang 30 km diselat Palk yang memisahkan India dan Srilanka. Lengkungan jembatan yang unik dan komposisi alamiahnya seakan-akan buatan tangan manusia.

Berdasarkan penelitian legenda arkeologi menyebutkan bahwa usia jembatan ini 1,7 juta tahun yang lalu. Namun menurut hasil penelitian dari Universitas Bharathidasan, Tiruchi, yang dipimpin oleh Prof. S.M. Ramasamy mengatakan usia jembatan Rama ini baru berusia 3.500 tahun yang lalu.

Namun begitu beberapa kelompok penganut agama Hindu, mengklaim jembatan ini berkaitan dengan epik Ramayana dan foto-foto dari NASA ini semakin memperkuat keyakinan mereka.
Dalam cerita Ramayana, mengisahkan jembatan ini dibangun atas permintaan Rama untuk menyelamatkan istrinya yang diculik oleh Rahwana.

Jembatan ini dibangun dengan menggunakan batu dan pasir apung, namun para Dewa mengatakan dikemudian hari batuan tersebut akan menancap ke dasar laut, yang akhirnya menciptakan rangkaian batu karang. (EpochTimes)

Posted in Sejarah | Dengan kaitkata: , , | 15 Comments »

Tempat Pemurnian Emas Kuno ditemukan disepanjang Sungai Nil

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

nile-big(02Sep09)Para arkeolog menemukan sebuah pusat pengolahan emas yang dipercaya telah beroperasi antara tahun 2000 dan 1500 sebelum Masehi.

Penemuan ini dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Chicago, terdiri lebih dari 55 penghancur batu yang terbuat dari granit (sejenis batuan metamorf), ditemukan di lokasi Hosh el-Geruf di sepanjang sungai Nil, 225 mil sebelah utara Khartoum, Sudan.

Beberapa penghancur batu sejenis ditemukan di lokasi-lokasi padang pasir, kebanyakan di sekitar Mesir, di mana batu-batu itu digunakan untuk menghancurkan bijih-bijih logam untuk mendapatkan logam mulia.

Para arkeolog mempercayai bahwa bijih logam yang masih tercampur tanah kemungkinan dicuci dengan air di dekat lokasi penemuan untuk memisahkan serpihan-serpihan emas.

“Sejumlah besar penghancur batu dan peralatan lainnya yang digunakan untuk menghancurkan dan menghaluskan bijih-bijih (logam) menunjukkan bahwa lokasi ini dulunya merupakan sebuah pusat pengelolaan produksi emas,” kata Geoff Emberling, Direktur Oriental Institute Museum sekaligus pimpinan tim ekspedisi.

Tim ekspedisi juga telah menggali sebuah makam yang berisi berbagai artifak. Diduga wilayah itu merupakan bagian dari kerajaan Kush, diketahui sebagai bagian pertama dari Kerajaan Sahara. Itu berarti kerajaan Kush jauh lebih luas dari yang dipercayai sebelumnya.

“Pekerjaan ini benar-benar menakjubkan, karena ini dapat memberikan gambaran awal mengenai organisasi ekonomi negara Afrika kuno yang masih belum banyak diketahui,” kata Gil Stein, Direktur Oriental Institut di Universitas Chicago.

Mempelajari Kush juga dapat membantu para pelajar agar lebih banyak mengetahui tentang kehidupan komunitas jaman dahulu di luar daerah pusat-pusat kekuasaan seperti Mesir dan Mesopotamia.

Ekspedisi yang diadakan University of Chicago merupakan bagian dari proyek penemuan  internasional (peninggalan kuno) yang mengacu pada pencarian artifak yang berhubungan dengan Kush dan peradaban lain yang bermunculan di daerah peninggalan kuno sebelum daerah tersebut tertutup endapan banjir sungai Nil.

Penelitian ini didanai oleh National Geographic Society dan the Packard Humanities Institute(rtr/ The Epoch Times)

Posted in Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , | 5 Comments »

Ilmuwan Prediksi : 2012 Kutub Bumi akan Bertukar Posisi

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

Dalam perjalanan sejarah, kerajaan demi kerajaan silih berganti, kejadian apa saja yang telah terjadi? Seiring dengan pemahaman kita terhadap dunia ini, banyak hal yang kemudian semakin jelas.

Arah Perputaran Aliran Sungai Amazon

Orang-orang mengatakan : Aliran suatu sungai selalu mengarah ke timur. Sebenarnya sejumlah sungai besar di dunia, pada kenyataannya memang mengalir ke arah timur.

Termasuk  sungai terbesar di dunia, Sungai Amazon, di Amerika Selatan. Berdasarkan laporan BBC pada tanggal 24 Oktober 2006, dulunya aliran sungai Amazon ini pernah mengarah kearah barat, bukannya mengarah ke timur seperti sekarang ini.

Para peneliti dari University of North Carolina (UNC) berhasil menyimpulkan suatu temuan dari hasil penelitian terhadap lapisan batu di Sungai Amazon. Mereka masih belum dapat memastikan waktu yang tepat kapan berubahnya arah aliran sungai ini, perkiraan mereka adalah sekitar 65 juta tahun silam, atau mungkin juga lebih lama lagi. Sebelum itu, arah aliran Sungai Amazon mengarah ke barat.

Perubahan Kutub Bumi

Tidak hanya aliran sungai dapat berubah arah, bahkan kedua kutub bumi kita ini pun telah mengalami perubahan.

Dalam majalah Science edisi 8 September 2006, diberitakan bahwa ilmuwan dari Australia, Tiongkok, dan Norwegia dalam riset bersama terhadap lapisan batuan berhasil menemukan, bahwa telah terjadi perubahan kutub bumi. Jika dijabarkan secara nyata, selama 20 juta tahun ini, arah kutub utara telah menyimpang sebesar 50 derajat. Perubahan ini setara dengan jarak antara Alaska (atau Siberia) hingga ke garis khatulistiwa.

Dalam kebudayaan suku bangsa Maya yang sangat maju, juga terdapat catatan serupa. Berdasarkan kalender suku Maya, terhitung sejak 1992 hingga 2012, bumi kita akan memasuki suatu masa “Siklus Besar” yang terjadi setiap 5200 tahun sekali yang merupakan masa penutup dari fase terakhir, yang juga disebut “Masa Perubahan Bumi”. Dalam kebudayaan suku Maya itu juga telah diramalkan, bahwa pada tahun 2012 medan magnet bumi juga akan mengalami perubahan.

Sementara India Daily dalam beritanya pada tanggal 1 Maret 2005 melaporkan, bahwa ada sejumlah ilmuwan geofisika dan astronomi dari perusahaan Hyderabad telah meramalkan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi perputaran terbalik pada kutub bumi maupun kutub matahari.

Perputaran terbalik kutub bumi artinya kutub utara dan kutub selatan akan bertukar posisi. Selama dalam proses ini di bumi akan terjadi suatu fenomena dimana dalam kurun waktu tersebut akan sama sekali tidak ada daya tarik menarik medan magnet. Baca entri selengkapnya »

Posted in Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , | 9 Comments »

Pterosaurus Kuno Adalah Ahli Terbang

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

RIO DE JAINERO-Fosil pterosaurus yang ditemukan di Tiongkok adalah binatang vertebrata kuno dengan kemampuan terbang. Terlihat dari lapisan sayap yang unik dan kompleks yang memungkinkan mereka untuk terbang dengan kejelian dan kontrol seperti layaknya seekor burung, demikian yang dikatakan peneliti.

Penemuan tim Brazil, Jerman, Tiongkok dan Inggris ini mendukung teori bahwa reptil yang mendominasi langit pada 220 juta tahun lalu yang juga dikenal sebagai pterodactyl, bukan hanya peluncur biasa.

Teknologi baru dengan penggunaan sinar ultra violet pada fosil (yang ditemukan di Mongolia tengah ini) memperlihatkan gambaran detail jaringan sayap pterosaurus, kata peneliti dalam sebuah konferensi di Rio de Janeiro.

Mereka juga menemukan bulu kasar mirip rambut yang menutupi bagian tubuh lain dan sebagian sayapnya.

Bulu kasar  ini dapat membantunya untuk mengontrol temperatur tubuh serta menunjukkan bahwa mereka adalah hewan berdarah panas, kata Alexander Kellner, seorang ahli paleontogi dari Brazil National Museum di Rio.

“Bulu mereka berbeda dengan mamalia lainnya dan hal itu memberikan kami petunjuk bahwa hewan ini dapat mengontrol temperatur tubuhnya, mereka adalah mamalia berdarah panas,” kata Alexander Kellner, ahli paleontologi dariBrazil National Museum di Rio.

“Sangat penting mengetahui cara kerja pterosaurus.”

Analisa UV dari fosil memperlihatkan bahwa hewan ini memiliki beberapa lapisan serabut untuk mengontrol sayapnya, sehingga diperkirakan hewan ini memiliki kendali dan kestabilan yang lebih kuat saat terbang dibanding hewan terbang lainnya seperti kelelawar, hal ini berbeda dari anggapan sebelumnya,.

Pterosaurus, vertebrata berukuran kecil hingga besar ini telah punah sekitar 65 juta tahun lalu, hampir bersamaan dengan kepunahan massal dinosaurus.  (Reuters/rob)

Posted in Animalia, Science, Sejarah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Plaza Kuno 5.500 Tahun yang Lalu

Posted by sariwibowoaang pada September 8, 2009

peruplazaSebuah plaza bundar yang dibangun 5.500 tahun lalu telah ditemukan di Peru, dan para arkeolog yang terlibat dalam penggalian mengatakan Senin penentuan tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Satu tim ahli kekunoan Peru dan Jerman menemukan plaza itu, yang tersembunyi di bawah potongan lain arsitektur di reruntuhan yang dikenal sebagai Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru. Baca entri selengkapnya »

Posted in Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , | 2 Comments »

Piramida Kuno di China

Posted by sariwibowoaang pada Juli 29, 2009

Piramida “tersembunyi” di China mulai marak diperbincangkan setelah surat kabar harian Amerika Serikat – Rocky Mountain News, terbitan tanggal 31 Maret 1947 – menampilkan dengan jelas foto sebuah piramida raksasa yang diambil oleh penerbang Maurice Sheahan pada akhir Perang Dunia ke-2.

Maurice Sheahan mengambil foto tersebut ketika sedang mengudara di atas wilayah Propinsi Shensi, China. Sama halnya dengan Piramida di Bosnia, Piramida China sekilas memang terlihat seperti bukit / gunung. Vegetasi liar yang tumbuh di sekujur badan piramida mengaburkan pandangan akan bentuk sesungguhnya dari bangunan ini.

Tidak ada yang menyangka sebelumnya jika dibalik selimut lebat vegetasi liar itu tersembunyi khasanah arsitektur masa silam yang tak ternilai harganya. Bangunan inilah yang mungkin menjadi bagian dari kisah legenda piramida putih di China.

Beberapa arkeolog yang pernah mendatangi situs purbakala di propinsi Shensi memperkirakan tinggi salah satu piramida mencapai 300 meter. Piramida-piramida ditaksir telah berusia 4500 tahun, namun menurut catatan dua pedagang Australia di tahun 1912, seorang biksu setempat mengisahkan kepada mereka bahwa piramida telah dibangun 5000 tahun yang lalu. Peneliti Jerman, Hartwig Hausdorf mengatakan terdapat kurang lebih ratusan piramida yang tersebar di daerah Shensi. Ukurannya pun bervariasi, yang terkecil mungkin hanya setinggi 4 – 5 meter, sedangkan yang terbesar memiliki ukuran yang hampir sama dengan Piramida matahari di situs purbakala Teotihucan, Meksiko.
chinesepyr1chinesepyr3
Informasi mengenai piramida-piramida ini masih sangat sedikit, adanya kewenangan dari penduduk lokal yang menolak penggalian menjadi faktor penghambat penelitian lebih lanjut di situs yang dulunya pernah menjadi jantung dari peradaban China kuno ini.(Dipta)

Sumber :

http://dipta-jurnal.net/piramida-kuno-di-china.html

Posted in Mitologi, Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Penemuan Kereta Tempur, Bukti Nabi Musa Benar2 Membelah Laut

Posted by sariwibowoaang pada Juli 26, 2009

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.roda-musa

Menurut pengakuannya,selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama. Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Sejarah | Dengan kaitkata: , , | 8 Comments »

Manusia Kerdil Dari Flores

Posted by sariwibowoaang pada Juli 14, 2009

kerdilINILAH.COM, Jakarta – Tengkorak manusia dengan tinggi 1 meter yang ditemukan di Flores terus membuat kontroversi. Makhluk yang diperkirakan hidup 17.000 tahun lalu itu, terus membuat perdebatan mengapa berukuran mini. Mungkinkah nenek moyang kita berukuran kerdil?

Sejak ditemukan pada 2003, spesies yang disebut homo floresiensis terus menimbulkan perdebatan hingga sekarang. Beberapa ilmuwan menyebut spesies ini sebagai bagian dari hominin. Namun yang lain menyebut sebagai manusia biasa namun mengerdil karena didera penyakit.

Homo floresiensis hidup di Flores sekitar 17.000 tahun lalu, waktu yang relatif singkat untuk evolusi manusia. Spesies ini termasuk cerdas dan bisa membuat peralatan dari batu, hidup di gua dan berjalan tegak. Bahkan ada bukti, melakukan perburuan dan bisa membuat api.

Spesies ini diberi sebutan hobbit berdasarkan karakter di trilogy “Lord of the Rings” karya J.R.R. Tolkien. Bangsa hobbit digambarkan bertubuh pendek dan tingginya hanya separuh dari manusia biasa (sekitar 60 sampai 120 cm, rata-rata 100 cm).

Tim yang menemukan di gua Liang Bua di Flores ngotot, tengkorak itu merupakan bagian dari manusia modern yang masuk dalam kelompok homo sapiens. Mereka beralasan hobbit adalah keturunan spesies manusia prasejarah yang kemungkinan adalah homo erectus. Spesies ini masuk ke pulauan Asia Tenggara lebih dari satu juta tahun lalu.

Tengkorak mengecil homo floresiensis diperkirakan karena mengalami kerusakan genetik. Penelitian selanjutnya menyebut spesies itu mengerdil karena penyakit thyroid.

Namun beberapa peneliti tidak setuju, karena ukuran otak hanya 400 kubik seperti monyet. Meskipun hanya sepertiga otak manusia modern, namun hobbit merupakan spesies pintar dan memiliki alat untuk mengasah peralatan dari batu. Hal itu menjadi misteri yang sulit dipecahkan.

Dua buah paper yang dilaporkan di Journal Nature pekan ini, menentang teori itu dan menyebut hobbit sebagai spesies baru manusia. Satu tim yang dipimpin oleh William Jungers dari Stony Brook University di AS menganalisa kaki hobbit yang tersisa.

Mereka menemukan dalam banyak hal yang menunjukkan spesies itu berperilaku manusia. Jempol kakinya bersatu dengan jari lain dan memungkinkan berkembang karena berat tubuh terkonsentrasi di kaki. Model seperti ini tidak terdapat pada kera besar.

Namun yang membuat bingung dalam banyak hal, spesies ini juga sangat primitif. Ibu jarinya lebih panjang dibandingkan dengan manusia moderen. Sedangkan stuktur badan mirip simpanse.

Bukti arkeologi dari Kenya menunjukkan kaki modern seperti pada homo erectus terbentuk 1,5 juta tahun lalu. Jadi hobbit Flores diperkirakan lebih primitive.

Prof Jungers dan sejawatnya menilai nenek moyang homo floresiensis bukanlah homo erectus. Tapi spesies lain yang lebih primitif dan penyebarannya di Asia Tenggara masih belum didokumentasi, kata peneliti itu menyimpulkan.

Penelitian itu dipublikasikan di Journal of Human Evolution mengangkat bukti berdasarkan anatomi. Dalam kata lain, bukti baru itu menunjukkan homo floresiensis merupakan spesies berbeda. Meskipun bukti itu belum bisa menjelaskan mengapa hobbit memiliki otak berukuran kecil.

Untuk meneliti ini, Eleanor Weston dan Adrian Lister dari Natural History Museum di London membandingkan fosil beberapa spesies yang ditemukan di kepulauan Madagascar dengan leluhurnya di pulau utama.

Mereka mendapat kejutan, pengerdilan didorong oleh kebutuhan untuk beradaptasi dengan lingkungan kepulauan dan menyebabkan otak mengecil. “Penjelasan mengenai otak berukuran kecil Homo floresiensis dibandingkan tubuhnya karena proses adaptasi, bukti yang kami miliki menunjukkan pengerdilan berhubungan dengan evolution,” kata mereka menyimpulkan.

sumber:inilah.com

Posted in Mitologi, Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Fakta Menarik n Aneh Sejarah Indonesia

Posted by sariwibowoaang pada Juli 13, 2009

Di bawah ini ada artikel yang menarik yang saya ambil dari sebuah link, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan tentang sejarah detik2 kemerdekaan RI, yang sebagian orang tdk tahu bagaimana keadaaan saat itu.

Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari
kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00,
ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. “Pating greges”, keluh Bung Karno setelah dibangunkan dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah.
“Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bungk Karno kembali ke kamar tidurnya. Masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai…

Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sekaral yang dinanti-nanti selama lebih
dari tiga ratus tahun!

Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik
Indonesia memang belum ada saat itu. “Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993). Baca entri selengkapnya »

Posted in Sejarah | Dengan kaitkata: | 4 Comments »