Indo_Artikel

Just another WordPress.com weblog

Archive for the ‘Science’ Category

kelompok ilmu2

Jenis Burung Pengicau Baru di Temukan oleh Ilmuwan Nepal

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 13, 2010

New SpeciesIlmuwan Nepal telah membukukan seekor spesies burung baru di cagar alam Koshi Tappu di wilayah Nepal Timur. Burung tersebut diidentifikasi sebagai Rufous-Prinia, menambah daftar spesies burung di Nepal menjadi 862 spesies.

Burung pengicau itu dikenal dengan nama Prinia burnesii, nama yang diberikan oleh komunitas ilmuwan.

Sistem klasifikasi baru untuk tumbuhan dan binatang yang baru dari Nepal dirujuk sebagai Nepal Rufous, diumumkan secara lengkap sebagai kelompok Prinia burnesii nipalensis.

Sub spesies dewasa baru ini memiliki bulu berwarna abu-abu menyerupai buah zaitun hingga ke coklat muda. Kepala dan tengkuknya lebih abu-abu dibanding punggung, sayap dan ekornya yang kecoklatan. Bagian kepalanya bergaris lebih rapat dibanding punggungnya. Di bagian belakang garis-garisnya lebih tebal dibanding garis-garis di kepala. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Animalia, Science | Leave a Comment »

Semut Penanam Jamur Ternyata Hemaprodit

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 12, 2010

Semut Penanam JamurSemut penanam jamur yang tersebar luas ini adalah satu-satunya spesies semut di seluruh dunia dimana betinanya bisa bereproduksi tanpa peranan semut jantan, demikian menurut tim peneliti di Texas dan Brazil.

Meskipun kebanyakan serangga sosial betina, seperti semut, lebah, dan serangga penyengat menghabiskan seluruh harinya tanpa pejantan, ratu petelur selalu dibuahi oleh pejantan, menghasilkan keturunan bayi jantan yang nantinya akan melanjutkan membuahi ratu yang baru.

Tetapi, ratu semut spesies Mycocepurus smithii dapat bereproduksi tanpa pembuahan, dan di koloni semut ini tidak pernah terlihat semut jantan, menurut laporan Christian Rabeling, Ulrich Mueller dan rekan dari Brasil di dalam jurnal PLos ONE baru-baru ini.

“Binatang hermaprodit sempurna sangatlah langka, sehingga membuat semut ini sangat menarik,” kata Rabeling, mahasiswa tamatan University of Texas di Austin, dalam siaran persnya.

“Spesies hermaprodit tidak mencampur gen mereka dengan kombinasi ulang, sehingga selang waktu yang panjang akan terjadi mutasi yang buruk dan spesies itu akan lebih cepat musnah dibanding lainnya.”

M. smithii hidup di Meksiko Selatan di sepanjang Amerika  Tengah hingga Brasil, termasuk beberapa kepulauan Karibia..

Penemuan ini terinspirasi dari studi terdahulu pada semut Puerto Rico dan Panama. Sebuah studi oleh Mueller dan lulusan mahasiswa Anna Himler menunjukkan bahwa semut bereproduksi di labolatorium tanpa pejantan.

Rabeling meneliti reproduksi ratu M. smithii dari Brazil dan mereka menemukan organ penyimpan sperma dalam kondisi kosong.

Akan tetapi, ilmuwan percaya bahwa sebagian spesimen semut jantan yang dikumpulkan sebelumnya pada 1960-an mungkin adalah M. smithii jantan. Jika spesies jantan benar ada, itu menandakan bahwa setidaknya dari waktu ke waktu, semut ini bereproduksi secara seksual.

Rabeling menganalisa pejantan yang diragukan dan menemukan bahwa mereka ternyata berhubungan dekat dan secara seksual mereproduksi spesies petani jamur yang dikenal sebagai Mycocepurus obsoletus, sehingga bisa dikatakan bahwa tidak ada pejantan spesies M. smithii pernah ditemukan. (Helena Zhu/The Epoch Times/rob)

Posted in Animalia, Science | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

10 Fenomena Tak Terjawab Oleh Komunitas Iptek

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 12, 2010

Melalui perkembangan dan pencapaian ilmu pengetahuan moderen, peradaban manusia terus percaya bahwa ilmu pengetahuan memegang kekuatan dalam memberikan penjelasan untuk semua hal di bumi dan alam semesta.

Tetapi kita harus sadar bahwa meskipun banyak fenomena di dunia yang memiliki penjelasan ilmiah, tidak semua fenomena bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan sekarang.

Contohnya, ilmu pengetahuan belum dapat memberikan jawaban yang pasti tentang proses terbentuknya alam semesta. Ilmu pengetahuan juga tidak bisa menjelaskan proses terbentuknya kepercayaan agama. Melangkah ke alam supernatural, terdapat manifestasi misterius yang masih belum dapat dijelaskan secara ilmiah karena metode ilmiah tidak bisa digunakan untuk mengukur atau menyelidiki fenomena tersebut.

Mari kita lihat beberapa fenomena yang tidak bisa dijelaskan ini dan mengingatkan diri kita bahwa alamiah itu sendiri adalah keajaiban dan banyak hal masih menyisakan misteri.

1. Efek Placebo

Efek placebo telah menjadi teka-teki dunia medis dan meliputi pengaruh pikiran terhadap kesehatan fisik dan penyembuhan. Ditemukan bahwa pasien yang percaya bahwa mereka telah diberikan obat yang efektif, ternyata sembuh dari penyakitnya meskipun mereka hanya diberikan pil pemanis. Penemuan ini dilanjutkan dengan eksprimen menggunakan pengujian terpisah untuk menghindari harapan dari kedua peserta eksperimen dan pelaku eksperimen yang dapat mempengaruhi hasil.

Sayangnya, setelah beberapa tahun, efektifitas dan kebenaran efek placebo dinyatakan tidak bisa dipercaya oleh ilmu pengetahuan. Ini mungkin disebabkan oleh batasan metode ilmiah. Tetapi sebenarnya sudah ada banyak kasus penyembuhan sendiri, bahkan terkadang melampaui cara media yang ada untuk penyembuhan tubuh.

2. Indera ke-6

Lima indera yaitu penglihatan, pendengaran, perasa, sentuhan, dan pembau membantu kita untuk mendalami dunia ini. Masih ada lagi indera ke-6 yaitu kemampuan persepsi dari dalam diri yang dikenal dengan intuisi.

Kata intuisi berasal dari bahasa latin ”intueri,” yang artinya ‘melihat ke dalam‘. Intuisi adalah kemampuan untuk mengenal dan memahami tanpa menggunakan logika atau analisa, dan ini adalah umum bagi semua orang dengan tingkat ketajaman yang berbeda-beda.

Intuisi biasanya disebut juga “terkaan” atau “perasaan yang sangat kuat,” secara otomatis bisa mengetahui sesuatu atau situasi tertentu tanpa pengetahuan sebelumnya. Menurut PRWeek/ Burson-Marsteller CEO Survey tahun 2006, 62 persen CEO membuat keputusan bisnis berdasarkan intuisi daripada analisa data.

Sebuah studi tahun 2007 yang dipublikasikan di Current Biology juga menemukan bahwa partisipan, ketika tidak diberi waktu untuk melihat dan hanya bergantung dari intuisi mereka, lebih akurat dalam memilih simbol tertentu dari 650 simbol identik yang ada dibandingkan ketika diberikan waktu 1,5 detik untuk melihat simbol yang ada.

Filsuf China kuno Laozi pernah berkata, “kekuatan pemahaman intuisi akan melindungi Anda dari hal buruk sampai kapanpun.” Albert Eistein juga mengatakan, “Satu-satunya hal yang benar berharga adalah intuisi.”

Dari manakah intuisi berasal? Studi otak manusia menunjukkan kelenjar pineal sebagai kemungkinan jawaban dari misteri tersebut. René Descartes (1596–1650), bapak filsuf moderen, menyebut kelenjar pineal sebagai “tempat tinggal jiwa.” Orang Timur kuno menganggap intuisi ada di daerah kelenjar pineal dan percaya bisa mendapatkan pencerahan dari jiwa dalam bentuk pengetahuan dan ide. Baca entri selengkapnya »

Posted in Info, Science | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Spesies Kepiting Baru di Temukan di Taiwan

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 12, 2010

Kepiting StrawberrySebuah kepiting spesies baru ditemukan di Kenting, Taiwan. Spesies ini ditemukan saat berlangsungnya proyek penelitian lingkungan hidup jangka panjang di Kawasan Perairan Taman Nasional Kenting.

Taman Nasional Kenting memberikan kepercayaan kepada Universitas Nasional Taiwan bidang Kelautan untuk melakukan penelitian terhadap spesies ini.

Juni tahun lalu, sebuah tanker milik Dubai terdampar di pantai Jialeshuei, Kenting.

Dr. Ho Ping Ho dari Universitas Nasional Taiwan bidang Kelautan menyelidiki dampak dari tumpahan minyak tanker tersebut ketika ia menemukan dua ekor kepiting spesies baru ini.

Karapas dari spesies kepiting baru ini memiliki lebar 2,5 cm, berwarna merah dengan bintik-bintik putih, oleh karena itu para peneliti menyebutnya sebagai kepiting “stroberi.”

Dua ekor kepiting yang ditemukan tersebut berjenis kelamin betina dan sudah dalam kondisi mati ketika ditemukan. Kedua kepiting itu dijadikan sebagai spesimen oleh para peneliti.

Para peneliti telah mengonfirmasikan bahwa spesies ini belum pernah didokumentasikan sebelumnya, dan spesies ini diklasifikasikan dalam genus Neoliomera.

Ho mengatakan bahwa hanya bagian “gonopods” dari kepiting jantan yang dapat digunakan dalam membedakan spesies kepiting ini, sehingga ia berharap dapat menemukan spesimen kepiting jantan. (Stephanie Lam/The Epoch Times/sun)

Posted in Animalia, Science | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Ikan Haring Raksasa Ditemukan di Swedia

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 12, 2010

Seekor ikan haring raksasa atau juga dikenal ikan dayung raksasa ditemukan di Swedia, Selasa (08/05) lalu. Spesimen ini merupakan spesimen yang pertama kalinya terlihat setelah 130 tahun.

Ikan haring raksasa sepanjang 11 kaki ini ditemukan di lepas pantai barat Swedia, di dekat kota Bovallstrand.

“Di bawah air ada sesuatu yang besar dan mengambang. Pada awalnya kami berpikir benda tersebut adalah potongan plastik berukuran besar, namun kemudian kami melihat sebuah mata, jadi saya turun untuk mengecek dan melihat ikan yang sangat aneh” ujar seorang pencari ikan bernama Kurt Ove Eriksson kepada RedOrbit.com.

Jenis ikan spesifik ini telah diberi nama Raja Ikan Haring atau Dayung Raksasa. Panjang dari ikan ini tercatat 3,4 meter. Ikan sejenis ini pernah ditemukan sebelumnya memiliki panjang 11,7 meter, karena itu tepat disebut ikan haring raksasa atau dayung raksasa.

Sebuah museum laut di Lysekil merilis pernyataan terkait penemuan ikan tersebut, yang menyatakan bahwa ikan ini mungkin berhubungan dengan mitos-mitos kuno monster laut.

“Kami tidak tahu banyak tentang spesies ini, tapi kami percaya spesies ini hidup di perairan dalam, setidaknya kedalaman 1.000 meter, dan banyak juga yang percaya bahwa spesies ini merupakan asal-usul mitos ular laut” tulis pernyataan tersebut.

Berdasarkan laporan RedOrbit, ikan haring raksasa atau dayung raksasa tersebut kini telah membeku di museum untuk pengawetan lebih lanjut, rencananya, akan dipamerkan tahun ini dalam pameran yang mengangkat tema mitos dari makhluk-makhluk laut. (Ian Ritz/The Epoch Times/sun)

Posted in Animalia, Science | Dengan kaitkata: | 2 Comments »

Lingkaran Misterius Lempengan Es di Danau Baikal

Posted by sariwibowoaang pada Juli 11, 2010

Selama beberapa tahun ini, gejala misterius terjadi di banyak perairan dengan timbulnya es mengambang berbentuk lingkaran pada musim dingin menjadi teta teki bagi para ilmuwan; sekarang, petugas penelitian Rusia sudah menemukan sebuah penjelasan yang mengejutkan dan telah mengurai simpul misteri yang sudah lama eksis.Marianne Moore, peneliti lingkungan hidup dari Wellesley College, Massachusetts – AS juga telah membuktikan teori ini: kemungkinan gas alam membawa serta air panas dengan gerak putar mendorong lempengan es ke permukaan air, layaknya angin puting beliung, akhirnya membentuk lempengan es berbentuk lingkaran.

Fenomena alam letusan gas alam kemungkinan bisa menimbulkan akibat parah bagi kapal yang berlalu-lalang di Danau Baikal, maka pemerintah Rusia sudah mengeluarkan peringatan kepada para nahkoda lokal, karena ketika kapal mendekati lempengan es dan menyentuh letusan gas alam hal ini bisa menimbulkan kebakaran besar. Baca entri selengkapnya »

Posted in Science | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Sebuah Gunung Es Menangis Darah

Posted by sariwibowoaang pada April 24, 2010

ANTARTIKA – Sebuah gunung es yang terdapat di Antartika mengeluarkan air berwarna merah darah. Aliran air yang membentuk air terjun ini, membuat gunung es tersebut seperti menangis mengeluarkan darah.

Pecahan yang terdapat di Gunung es Taylor itu menciptakan sebuah celah kecil di permukaan yang berwarna putih. Tentunya warna merah darah yang dikeluarkan gunung tersebut bukanlah darah asli.

Warna merah yang mengalir terus merupakan campuran air dengan zat besi yang tersembunyi di bawah permukaan gunung. Air itu sendiri berasal dari sebuah danau kuno yang terletak sekira 762 meter di dalam gunung es. Demikian diberitakan The Sun, Minggu (7/3/2010).

Selain itu, para peneliti menyatakan warna merah juga disebabkan ekosistem mikroba yang tersimpan di dalam tanah selama 2 juta tahun dan berevolusi tanpa panas, cahaya, atau pun oksigen. Akhirnya bakteri dari zat tersebut mendaur ulang asam sulfat sebagai sumber eneri mereka.

Air ini temperaturnya sangat dingin hingga mencapai minus 5 derajat celcius dan para ahli menilai air ini terlalu asin dan sulit untuk membeku. Air semacam ini sebelumnya hanya dapat ditemui di planet Mars

sumber : okezone.com

Posted in Science | Dengan kaitkata: | 4 Comments »

Tempat Pemurnian Emas Kuno ditemukan disepanjang Sungai Nil

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

nile-big(02Sep09)Para arkeolog menemukan sebuah pusat pengolahan emas yang dipercaya telah beroperasi antara tahun 2000 dan 1500 sebelum Masehi.

Penemuan ini dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Chicago, terdiri lebih dari 55 penghancur batu yang terbuat dari granit (sejenis batuan metamorf), ditemukan di lokasi Hosh el-Geruf di sepanjang sungai Nil, 225 mil sebelah utara Khartoum, Sudan.

Beberapa penghancur batu sejenis ditemukan di lokasi-lokasi padang pasir, kebanyakan di sekitar Mesir, di mana batu-batu itu digunakan untuk menghancurkan bijih-bijih logam untuk mendapatkan logam mulia.

Para arkeolog mempercayai bahwa bijih logam yang masih tercampur tanah kemungkinan dicuci dengan air di dekat lokasi penemuan untuk memisahkan serpihan-serpihan emas.

“Sejumlah besar penghancur batu dan peralatan lainnya yang digunakan untuk menghancurkan dan menghaluskan bijih-bijih (logam) menunjukkan bahwa lokasi ini dulunya merupakan sebuah pusat pengelolaan produksi emas,” kata Geoff Emberling, Direktur Oriental Institute Museum sekaligus pimpinan tim ekspedisi.

Tim ekspedisi juga telah menggali sebuah makam yang berisi berbagai artifak. Diduga wilayah itu merupakan bagian dari kerajaan Kush, diketahui sebagai bagian pertama dari Kerajaan Sahara. Itu berarti kerajaan Kush jauh lebih luas dari yang dipercayai sebelumnya.

“Pekerjaan ini benar-benar menakjubkan, karena ini dapat memberikan gambaran awal mengenai organisasi ekonomi negara Afrika kuno yang masih belum banyak diketahui,” kata Gil Stein, Direktur Oriental Institut di Universitas Chicago.

Mempelajari Kush juga dapat membantu para pelajar agar lebih banyak mengetahui tentang kehidupan komunitas jaman dahulu di luar daerah pusat-pusat kekuasaan seperti Mesir dan Mesopotamia.

Ekspedisi yang diadakan University of Chicago merupakan bagian dari proyek penemuan  internasional (peninggalan kuno) yang mengacu pada pencarian artifak yang berhubungan dengan Kush dan peradaban lain yang bermunculan di daerah peninggalan kuno sebelum daerah tersebut tertutup endapan banjir sungai Nil.

Penelitian ini didanai oleh National Geographic Society dan the Packard Humanities Institute(rtr/ The Epoch Times)

Posted in Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , | 5 Comments »

Ilmuwan Prediksi : 2012 Kutub Bumi akan Bertukar Posisi

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

Dalam perjalanan sejarah, kerajaan demi kerajaan silih berganti, kejadian apa saja yang telah terjadi? Seiring dengan pemahaman kita terhadap dunia ini, banyak hal yang kemudian semakin jelas.

Arah Perputaran Aliran Sungai Amazon

Orang-orang mengatakan : Aliran suatu sungai selalu mengarah ke timur. Sebenarnya sejumlah sungai besar di dunia, pada kenyataannya memang mengalir ke arah timur.

Termasuk  sungai terbesar di dunia, Sungai Amazon, di Amerika Selatan. Berdasarkan laporan BBC pada tanggal 24 Oktober 2006, dulunya aliran sungai Amazon ini pernah mengarah kearah barat, bukannya mengarah ke timur seperti sekarang ini.

Para peneliti dari University of North Carolina (UNC) berhasil menyimpulkan suatu temuan dari hasil penelitian terhadap lapisan batu di Sungai Amazon. Mereka masih belum dapat memastikan waktu yang tepat kapan berubahnya arah aliran sungai ini, perkiraan mereka adalah sekitar 65 juta tahun silam, atau mungkin juga lebih lama lagi. Sebelum itu, arah aliran Sungai Amazon mengarah ke barat.

Perubahan Kutub Bumi

Tidak hanya aliran sungai dapat berubah arah, bahkan kedua kutub bumi kita ini pun telah mengalami perubahan.

Dalam majalah Science edisi 8 September 2006, diberitakan bahwa ilmuwan dari Australia, Tiongkok, dan Norwegia dalam riset bersama terhadap lapisan batuan berhasil menemukan, bahwa telah terjadi perubahan kutub bumi. Jika dijabarkan secara nyata, selama 20 juta tahun ini, arah kutub utara telah menyimpang sebesar 50 derajat. Perubahan ini setara dengan jarak antara Alaska (atau Siberia) hingga ke garis khatulistiwa.

Dalam kebudayaan suku bangsa Maya yang sangat maju, juga terdapat catatan serupa. Berdasarkan kalender suku Maya, terhitung sejak 1992 hingga 2012, bumi kita akan memasuki suatu masa “Siklus Besar” yang terjadi setiap 5200 tahun sekali yang merupakan masa penutup dari fase terakhir, yang juga disebut “Masa Perubahan Bumi”. Dalam kebudayaan suku Maya itu juga telah diramalkan, bahwa pada tahun 2012 medan magnet bumi juga akan mengalami perubahan.

Sementara India Daily dalam beritanya pada tanggal 1 Maret 2005 melaporkan, bahwa ada sejumlah ilmuwan geofisika dan astronomi dari perusahaan Hyderabad telah meramalkan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi perputaran terbalik pada kutub bumi maupun kutub matahari.

Perputaran terbalik kutub bumi artinya kutub utara dan kutub selatan akan bertukar posisi. Selama dalam proses ini di bumi akan terjadi suatu fenomena dimana dalam kurun waktu tersebut akan sama sekali tidak ada daya tarik menarik medan magnet. Baca entri selengkapnya »

Posted in Science, Sejarah | Dengan kaitkata: , | 9 Comments »

Terpendam 140 ribu Tahun dalam Gletser, Pembunuh Jaman Prasejarah Dikhawatirkan Muncul Kembali

Posted by sariwibowoaang pada Oktober 18, 2009

(Epochtimes.co.id)

Seiring dengan semakin meningkatnya tren pemanasan suhu global yang kian parah, gletser di berbagai belahan dunia juga mulai meleleh, selain mengundang bahaya besar karena makin tingginya permukaan air laut, juga mungkin akan membawa ancaman bahaya virus yang misterius yang berasal dari zaman dahulu kala.

Ditemukan Virus Tak Dikenal Yang Masih Hidup Tersimpan 140 Ribu Tahun Lamanya

Berdasarkan laporan dari sebuah harian pagi, Profesor Scott Rogers dari Universitas Brooklyn, Ohio, Amerika Serikat, selaku tokoh peneliti mikro organisme inti es daerah kutub sekaligus tokoh perancang dan pembentuk riset, dalam laboratoriumnya tersimpan bongkahan inti es yang berasal dari berbagai danau es maupun gunung es untuk diteliti mikro organisme yang hidup di dalamnya.

Dalam risetnya terhadap salah satu bongkahan inti es yang diambil dari sebuah gletser, telah ditemukan sejenis virus tak dikenal yang tersimpan selama 140 ribu tahun dalam es di kutub.

Profesor Roger mengatakan, virus jenis ini telah bertahan hidup di dalam lapisan es selama hampir 140 ribu tahun lamanya. Mikro organisme semacam ini akan dapat bertahan hidup di dalam es yang sesuai dengan karakter dan hidupnya, inti bongkahan es merupakan lingkungan yang sangat baik bagi perkembangan mereka.

Profesor Roger beranggapan, meskipun metode penyebaran virus ini belum pernah ada dalam catatan atau literatur mana pun sepanjang sejarah perkembangan manusia, namun kita juga tidak dapat memastikan bahwa ia tidak akan terjadi, sekarang ini masih belum dapat dipastikan kapan mikro organisme ini akan memicu terjadinya masalah lingkungan yang serius atau penyakit menular yang menakutkan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Science | Dengan kaitkata: , , , | 3 Comments »