Indo_Artikel

Just another WordPress.com weblog

Matahari Sangat Tenang, Ilmuwan Mereka-reka

Posted by sariwibowoaang pada Agustus 18, 2009


5-Sun-big(19Jun09)Dengan besar yang berkisar 108 kali ukuran bumi dan dengan suhu 11.000 derajat, pada dasarnya matahari adalah suatu tempat kejadian yang menarik.

Kejadian-kejadian biasa termasuk tambalan-tambalan yang sangat banyak yang dikenal sebagai bintik-bintik matahari dan tembakan lidah api matahari yang membawa kekuatan yang setara dengan jutaan 100 megaton bom hidrogen.

Tetapi bukan sekarang. Sekarang matahari telah memasuki ketenangan yang tidak seperti biasanya, yang paling tenang dalam sepanjang abad terakhir.

Dari arsip pencatatan matahari 2008 – 2009 didapatkan: jumlah bintik matahari paling sedikit, angin matahari terlemah dan pancaran matahari terendah dibandingkan dengan sebelumnya.

“Selama karir profesional kita, kita tidak pernah melihatnya setenang itu,” kata pakar matahari Dean Pesnell pada suatu jumpa pers NASA.

Para ilmuwan dari NASA dan Administrasi Atmosfir dan Lautan Nasional (National Oceanic and Atmospheric Administration, NOAA) merevisi suatu ramalan lama tentang kapan kemungkinan berakhirnya ketenangan yang menakutkan ini, menggeser tanggalnya ke Mei 2013.

“Setidak tidaknya matahari telah bertahan jauh dari tanggal yang kami prediksikan pada 2007,” kata Pesnell.

Matahari menjalani siklus yang tetap yang bertahan sekitar 11 tahun, yang mana telah diputuskan oleh ketenangannya sekarang ini. Presnell bahkan tidak yakin akan prediksi sekarang ini.

“Sementara tetap tandai kalender Anda pada Mei 2013,” kata Pesnell. “Tapi gunakan pensil”

Mengapa orang harus peduli? Para pakar matahari dengan cepat menunjukkan kekuatan yang mengagumkan dari matahari dan kemampuannya yang akan berpengaruh pada kehidupan di atas bumi.

“Bahkan suatu siklus di bawah rata-rata sanggup menghasilkan cuaca ruang angkasa yang parah,” kata Doug Biesecker dari Pusat Ramalan Cuaca Ruang Angkasa NOAA dalam jumpa pers.

“Badai geomagnetik yang hebat pada 1859, misalnya, terjadi selama suatu siklus matahari yang sama ukurannya dengan yang kita ramalkan untuk 2013.”

Badai ruang angkasa 1859 menimbulkan listrik pada kabel-kabel transmisi, menyulut api di kantor-kantor telegrap dan menghasilkan Cahaya Utara yang sangat terang sehingga orang dapat membaca koran dengan cahaya merah atau hijau yang dipancarkannya.

Laporan baru-baru ini oleh National Academy of Sciences menemukan bahwa seandainya badai yang sama terjadi sekarang ini, ia dapat menyebabkan kerusakan senilai $2 trilyun pada infrastruktur teknologi tinggi dan membutuhkan waktu 10 tahun untuk memperbaikinya.

“Sebagai perbandingan, Angin Topan Katrina menyebabkan kerusakan hanya $80 sampai 125 milyar,” menurut laporan NASA.  (Evan Mantyk/The Epoch Times/pls)

Satu Tanggapan to “Matahari Sangat Tenang, Ilmuwan Mereka-reka”

  1. lawliet90 said

    😕

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: