Indo_Artikel

Just another WordPress.com weblog

Jantung yang Diangkat, Tumbuh Kembali

Posted by sariwibowoaang pada Juli 26, 2009


jantungKeajaiban Tuhan! Kirsty Collier yang mengalami kelainan jantung sehingga dokter memutuskan untuk memotong sepertiga jantungnya, ternyata bisa tumbuh kembali. Jantung bocah itu tumbuh menggantikan sepertiga jantungnya yang diangkat tanpa harus menjalani transplantasi. Yang luar biasa, Kirsty menjalani pengangkatan 1/3 jantungnya saat berumur 4 bulan, dan kuat menjalani operasi berat itu.

Berbagai hal mengkhawatirkan telah disampaikan dokter pada orangtua Kirsty tapi siapa nyana, ternyata bocah itu tumbuh sehat. Bahkan setelah 10 tahun berlalu tak ada gangguan berarti pada kesehatannya. Yang terkejut justru para dokter ketika suatu ketika melakukan cek up pada tubuhnya, ternyata jantung bocah ini telah berukuran normal.

Sepuluh tahun lalu, Kirsty yang berusia 4 bulan divonis tak panjang umurnya karena menderita penyakit jantung parah. Kondisi jantungnya tidak sempurna. Pembuluh bilik kiri jantung yang seharusnya mengalirkan darah ke otot jantung, terhubung dengan pembuluh paru-paru tidak ke aorta. Akibatnya, organ itu kekurangan oksigen dan akhirnya membesar.

Makin hari kondisi Kristy bertambah kritis. Dokter yang menanganinya, Stephen Westaby, mengambil tindakan medis dengan mengangkat sepertiga bagian jantung yang rusak dan tak berfungsi normal di Rumah Sakit John Radcliffe, Oxford, Inggris. Ketika itulah ditemukan kerusakan fungsi jantung yang sangat parah. Cara-cara biasa sudah tak mungkin lagi kecuali operasi dan pengangkatan.

Jantungnya Tumbuh Lagi

Tak disangka, Kirsty tumbuh layaknya anak normal. Tak tampak sebagai seorang yang sedang menanggung penyakit gawat. Sepuluh tahun berlalu, Kirsty masih baik-baik saja. Sehat dan mampu beraktivitas layaknya mereka yang normal. Alangkah kagetnya dokter begitu memeriksa kondisi Kirsty. Jantungnya kembali ke ukuran normal. Organ pemompa darah itu ternyata tumbuh sendiri dan menutupi sepertiga bagian yang dulu dipotong tanpa harus melewati proses transplantasi. Vonis mati untuk Kirsty langsung menguap. Dia terbebas dari penyakit yang merongrong hidupnya.

”Kami merasa tak ada harapan sama sekali,” kata Westaby seperti dilansir The Daily Mail.

Risiko pengangkatan sebagian jantung itu sangat besar. Tekanan terhadap otot-otot bakal makin tinggi. Menggunakan gunting bedah, dokter membelah bagian yang rusak lalu menjahitnya. Hanya harapan yang terus mengiringi operasi berisiko itu.

”Saya tak pernah mengira itu akan bekerja. (Jantung) itu jadi tambah kecil,” sambung Weataby.

Kini, perempuan remaja asal Gloucestershire itu telah berusia 10 tahun. Hidup penuh semangat dan aktif sebagai pemain rugby di sekolahnya.

Ibunya, Becky, mengatakan, ”Dia kini menjadi gadis sporty. Sungguh sulit membayangkan dulu ternyata dia penyakitan.” Dia terkenang saat-saat putri

kecilnya itu terbaring lemah di rumah sakit. Kala itu selang-selang menancap di sekujur tubuhnya.

”Dia itu gadis pemberani. Namun saya tak akan membiarkan kondisinya itu meluruhkan semangat hidupnya. Saya kita itulah rahasia di balik kesembuhannya. Dia tak akan pernah mengira,” paparnya.

Ayah Kirsty, Wayne, seorang salesmen software komputer mengatakan, ”Ketika dia masuk ke ruang operasi, hari bagai menjadi gelap. Luar biasa, dia kini telah normal sama seperti gadis lain.”

Saat Kirsty dironsen ulang, semua terkejut. Ternyata jantungnya tumbuh dan kini telah kembali normal.

”Jantung orang dewasa tak akan mampu melakukannya,” tegas Westaby.

Menyadari dirinya kini telah sembuh, Kirsty tak mau dikasihani.

”Saya tak mau dibedakan dengan orang lain hanya karena saya pernah mengalami operasi jantung,” katanya.

Sumber : www.dailymail.co.uk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: