Indo_Artikel

Just another WordPress.com weblog

Nuklir Selanjutnya

Posted by sariwibowoaang pada Juli 4, 2009


Ada satu lagi temuan yang sangat fenomenal mengenai nuklir.
Alkisah, pada tahun1972 sebuah perusahaan pengolah uranium asal perancis ingin mengimpor uranium dari gabon. Alangkah terkejutnya ketika mereka mengetahui bahwa uranium yang ingin mereka impor itu sudah diolah.

reaktor prasejarahMerekapun memilih untuk menelusuri situs itu lebih dalam lagi, sampai mereka menemukan bangunan ini.
Bangunanini diduga oleh para ilmuwan adalah SEBUAH REAKTOR NUKLIR YANG BERUMUR 2 MILYAR TAHUN!!!!!! Mungkin ini terasa konyol dan menggelikan, tapi menurut penelitian ilmuwan, hal di atas tadi semuanya BENAR. Terdapat 6 reaktor ini, masing2 dapat menampung 500 ton biji uranium dan menghasilkan tenaga sebesar 100.000 watt. Bangunan ini diperkirakan bekerja selama 500.000 tahun. Tambang tersebut sangat rapi, dengan layou yang sangat modern. Yang membuat para ilmuwan malu adalah pada radius 40 meter di mana seharusnya ada lembah sisa nuklir, di sana tidak ada limbah semacam itu. Tampaknya sang pembuat sudah menemukan cara untuk mengatasi limbah ini yang belum terpecahkan oleh kita.

Dan inilah artikel yang bersangkutan:

Pada tahun 1972, seorang ahli fisika Perancis, Francis Perrin menyatakan sebuah laporan yang mengejutkan, bahwa telah ditemukan reaktor nuklir tertua yang pernah dibuat di dunia, yang telah ada sejak 2.000.000.000 tahun yang lalu (jauh sebelum era jurassic) dan mampu dioperasionalkan selama beberapa ratus ribu tahun kemudian, dengan penggunaan daya rendah. Keseluruhan yang ditemukan ada 15 reaktor pada 3 deposit Uranium di area pertambangan Oklo, Republik Gabon. dan lalu dikenal sebagai fosil Reaktor-reaktor Oklo.

Tanggal 2 Juni 1972, petugas analisis di Pierrelatte  –  Nuclear Fuel Processing Plant, Perancis (yang mengimpor kebutuhan Uraniumnya dari Gabon) pada mulanya hanya melakukan pekerjaan rutinnya untuk memeriksa massa beberapa contoh Uranium yang akan  digunakan tersebut dengan  Spektrometer.  Uranium yang akan diproses, seperti biasa adalah bermassa 235U dengan nilai rasionya selalu adalah 0,00720, namun pada contoh yang diperiksa ternyata mempunyai rasio 0,00717. Walaupun perbedaan yang ditemukan itu relatif kecil namun membuat para ahli dari Perancis lalu berdatangan langsung ke pertambangan Oklo dan di sana justru menemukan Uranium dengan rasio yang jauh lebih rendah lagi, mencapai 0,00440. Perbedaan rasio yang lebih rendah ini hanya akan terjadi jika 235U sebagai bahan bakar telah pernah digunakan untuk proses reaksi nuklir. Bahkan di lokasi yang sama juga ditemukan produk keluaran proses reaksi nuklir, yaitu Neodymium, sama dengan yang dihasilkan oleh reaktor nuklir masa kini.

dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: