Indo_Artikel

Just another WordPress.com weblog

Jaman Kuno, Astronot dan Roketpun Sudah Ada

Posted by sariwibowoaang pada Juli 2, 2009


Seorang Cina Telah Berada Di Bulan 4.300 Tahun Sebelum Datangnya Orang-orang Rusia Dan Amerika.

Orang-orang jaman pra-sejarah, dengan menggunakan pengetahuan mereka di bidang astronomi, mungkin telah mampu mengadakan penyelidikan-penyelidikan di ruang angkasa.

“Jalannya sangat panjang, dan seakan-akan dibungkus dalam kegelapan”, demikianlah diterangkan oleh Chu Yan, seorang penyair bangsa Cina dari abad ke 3 sebelum Masehi. Dalam riwayat Cina kuno diceriterakan soal petualangan yang luar biasa dari Hou Yih, seorang insinyur dalam jaman kerajaan Yao, yang memutuskan 4.300 tahun yang lalu, untuk pergi ke bulan dengan naik “burung kahyangan”. Selama dalam perjalanan, burung itu menunjukkan kepada si petualang saat-saat yang sebenarnya tentang terbitnya matahari, titik tertinggi yang dicapai matahari, dan terbenamnya matahari. Setelah itu, Hou Yih menjelaskan, bahwa dia “terus berlayar mengikuti aliran udara yang bercahaya”. Apakah yang dimaksud dengan “aliran” itu mungkin tempat pengeluaran gas sebuah roket?

“Dia tidak lagi merasakan gerakan berputar dari matahari”, berkata yang punya ceritera. Para astronaut jaman sekarang mengatakan, bahwa tidak mungkinlah untuk mengetahui dengan tepat perjalanan matahari setiap harinya, kalau kita berada di angkasa-luar.

Dan apakah yang telah dilihat oleh insinyur Cina itu di bulan? Dia melihat “tepi-langit yang tampaknya membeku”. Untuk melindungi diri terhadap udara yang membeku, dia membangun “Istana yang sangat dingin “. Isterinya, Chang Ngo, menyusulnya ke satelite, yang digambarkannya sebagai “sebuah bola bercahaya, yang berkilauan seperti kaca, berukuran sangat besar, dan yang sangat dingin keadaannya”.

Semua yang dilihat dan dialami oleh para petualang ruang angkasa jaman pra-sejarah, adalah cocok dengan apa yang dialami oleh para astronaut modern.

“Kumpulan Dongeng-dongeng Kuno “, yang diceriterakan pada jamannya Hou Yih dan Chang Ngo, menyinggung soal adanya kapal udara di laut pada siang maupun pada malam hari. Kapal itu dapat berlayar di laut, dan juga dapat terbang di udara dengan sama baiknya; keadaan itu menunjukkan tentang adanya suatu ilmu pengetahuan teknik, yang setidak-tidaknya, sama majunya dengan pengetahuan kita.

Penyair Chu Yan, yang sudah kita kenal, memberikan suatu gambaran tentang kemungkinan diadakannya perjalanan antar-bintang: “Saya berseru kepada pengendali matahari untuk berhenti. Dan sebelum sinarnya yang terakhir, kami mempercepat keberangkatan kami. Jalannya sangat panjang, dan seakan-akan dibungkus dalam kegelapan. Dan selama waktu itu saya cepat-cepat menuju ke impianku yang hilang”.

Rahasia Api Abadi Di Pemandian-panas Jaman Pra-sejarah.

Sayangnya, tulisan syair, yang baru saja kita baca, tidak menguraikan secara teknis cara bekerjanya kapal-kapal ruang-angkasa pada jaman itu.

Mengenai persoalan itu, Andrew Thomas mengakui, bahwa “Haman de Sheikh Bahai telah mewariskan kepada kita sebuah gambaran mengenai tempat pemandian umum Isfahan di Persia jaman kuno, dan, mungkin agak aneh, uraian itu mungkin dapat menolong kita untuk memecahkan rahasia misteri itu”.

Dia melanjutkan: “Tempat-pemandian yang luas itu diperlengkapi dengan air panas oleh sebuah bangunan, yang terdiri dari sebuah tungku terbuat dari logam istimewa, yang hanya membutuhkan api lilin saja untuk memanasinya. Apakah logam itu merupakan suatu campuran yang tidak kita kenal? Atau, mungkinkah ada suatu mekhanisme tertentu, yang dapat memperbesar daya-panas api-lilin dengan seribu kali lipat atau lebih?”.

Pendapat itu dikuatkan oleh pengumuman “Isfahan”, yang diterbitkan oleh pemerintah Iran Di Teheran dalam tahun 1962, dan yang kemudian dikutip oleh si penulis Australia Andrew Thomas itu sebagai berikut:

“Sangat boleh jadi, seseorang menggali ke dalam dasar-tungku, dan menemukan rahasianya; dengan pemecahan rahasia itu, pada suatu ketika akan diketemukan caranya menimbulkan api-abadi, yang akan dapat digunakan sebagai bahan-bakar bagi roket-roket bulan”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: